-->

Sejarah Singkat Kerajaan Samudera Pasai


Kerajaan Samudera Pasai berdiri setelah kerajaan Perlak, 

meskipun ada juga yang mengatakan bahwa kerajaan Samudera Pasai adalah kerajaan pertama di Indonesia, 

hal itu dikarenakan kerajaan Perlak hanya memiliki sedikit bukti peninggalan.

Sedangkan Samudera pasai memiliki lebih banyak peninggalan-peninggalan yang bisa dijadikan sumber sejarah, seperti prasasti dan berita-berita dari luar negeri.

Pendiri kerajaan ini adalah Sultan Malik al Saleh yang meninggal pada tahun 1297. 

Sebuah hikayat menceritakan asal-usul Sultan Malik al Saleh, sebelum menjadi raja dan bergelar sultan, 

sebelumnya raja ini bernama Marah Silu anak dari Marah Gajah dan ibunya adalah Putri Betung. 

Semula Marah Silu adalah penganut agama Islam aliran Syi’ah. 

Pada tahun 1254, kerajaan Mamluk di Mesir yang beraliran madzab Sunni mengirimkan Syekh Ismail ke pantai timur sumatera utara bersama fakir Muhammad, bekas ulama pantai barat India. 

Mereka berhasil menemui Marah Silu dan membujuknya untuk memeluk aliran Sunni. 

Kemudian Syekh Ismail menobatkan Marah Silu sebagai sultan pertama di kerajaan Samudera Pasai dan bergelar Sultan Malik al Saleh.


Dengan munculnya kerajaan Samudera Pasai, maka kerajaan Perlak mengalami kemunduran. 

Samudera Pasai tampil menjadi bandar utama di pantai timur Sumatera Utara. 

Selain menjadi pusat perdagangan lada, Samudera Pasai juga menjadi pusat pengembangan agama Islam madzab Syafi’i.

Sultan Malik al Saleh meninggal pada tahun 1297 kemudian digantikan oleh putranya, Sultan Muhammad atau lebih di kenal dengan Sultan Malik al Tahir. 

Sultan ini memerintah sampai tahun 1326. Kemudian digantikan oleh Sultan Ahmad Bahian Syah Malik al Tahir. 

Pada masa ini, Sultan Ahmad Bahian Syah Malik al Tahir mendapat kunjugan dari Ibn Batutah, 

seorang dari Afrika yang bekerja untuk Sultan Delhi di India, kunjungan ini berlangsung pada 1345.

Dalam sistem pemerintahannya, Samudera Pasai memperlihatkan adanya pengaruh dari India dan Persia. 

Istana dibangun menurut gaya arsitektur India. 

Sedangkan pengaruh Persia dalam pemerintahan nampak jelas dalam gelar-gelar jabatan yaitu syah, dan patihnya yang menggunaan gelar amir

Bahkan diantara pembesar kerajaan juga terdapat orang-orang Persia.

Pada tahun 1349, Sultan Ahmad Bahian Syah Malik al Tahir meninggal dunia dan digantikan oleh putranya yang bernama Sultan Zainal Abidin Bahian Syah Malik al Tahir. 

Akan tetapi pemerintahan dari Sultan baru ini tidak banyak diketahui. 

Menjelang akhir abad ke-14 Samudera Pasai banyak diliputi susana kekacauan karena terjadinya perebutan kekuasaan.

Baca Juga : 
Labels: SEJARAH INDONESIA

Thanks for reading Sejarah Singkat Kerajaan Samudera Pasai. Please share...!

0 Komentar untuk "Sejarah Singkat Kerajaan Samudera Pasai"

Tulis komentarmu di sini

Back To Top