Sejarah Muslim Minoritas di Perancis

Muslim di Perancis (Minoritas) - Muslim Eropa memang merupakan penduduk minoritas. Tantangan mereka sebagai seorang warga minoritas yang hidup diantra orang-orang non-Muslim yang merupakan mayoritas membuat mereka harus bekerja keras dalam memperoleh hak-haknya. Sangat sulit sekali memang, karena Islam adalah sebuah agama yang memiliki citra buruk di mata Eropa.

Barat (Eropa) seringkali memperkuat pararelisme antara Islam dengan bahaya atau ancaman, Islam di presepsikan sebagai agama yang membahayakan dan penuh ancaman dengan memberikan nama-nama Islam Militan, Fundamentalisme Islam, dan bahkan terorisme.
Muslim di Eropa terbilang memiliki perjuangan yang lebih besari dibandingkan dengan Muslim di negara-negara yang mayoritas Islam. Karena mereka berada dibawah pemerintahan non Islam dan menerapkan sistem yang juga bukan sistem Islam, maka dari itu, penduduk Muslim di Eropa sangat bergantung pada demokrasi yang diterapkan oleh setiap negara. 

Demokrasi menjadi tempat berlindung para penduduk minoritas (termasuk Islam) untuk mereka mendapatkan hak-haknya sebagai warga negara.

Asal Usul dan Perkambangan Penduduk Muslim di Perancis

Muslim di Perancis (Minoritas) - Perancis adalah negara yang berada di benua Eropa dan masuk dalam negara uni Eropa. Perancis mempunyai wilayah seluas 547.026 kilometer persegi dan pada 1971 berpenduduk 54.350.000 orang. Seara administratif Perancis dibagai dalam duapuluh empat kawasan, dan mayoritas penduduk Muslim berasal dari daerah yang pernah menjadi jajahannya. Banyak dari Muslim Perancis yang berasal dari Aljazair.
Sesudah Perang Dunia I, Perancis sangat kekurangan tenaga kerja, maka untuk mengisi kekurangan tersebut Perancis menyokongnya dengan mendatangkan imigran dari Perancis yang mayoritas beragama Islam. Pada 1924 penduduk Muslim di Perancis mencapai 120.000 orang. Setelah Perang Dunia ke II, penduduk Muslim Perancis mengalami kenaikan hingga mancapai 240.000 orang pada 1950.


Namun emograsi penduduk Muslim terbesar ke Perancis mulai sesudah negara-negara jajahan, terutama Aljazair mencapai kemerdekaan . pada 1971, penduduk Muslim mencapai angka lebih dari dua juta orang sehingga agama Islam menjadi agama kedua di negeri itu sesudah Katholik Roma. 

Pada 1982, angkanya telah mencapai sekitar 2,5 juta orang. Sehingga dari segi jumlah Perancis menjadi negara dengan penduduk Muslim terbesar kedua setelah Yugoslavia. Dan setelah itu benyak dari para penduduk Muslim di Perancis yang muncul karena murni dari perpindahan agama.
Penduduk Muslim di Perancis sangat kurang terorganisasi, meskipun terlihat dari penduduknya yang begitu banyak. Dari 2,5 juta Muslim di Perancis pada tahun 1982, sekitar 1,9 juta berasal dari Afrika Utara, lainnya berasal dari Afrika Hitam, Yugoslavia, Arab Timur, Turki, dan Iran. Dan ada sekitar 70.000 Muslim berasal dari etnik Perancis.
Kebanyakan penduduk Muslim di Perancis kurang memiliki jabatan yang tinggi. Mereka cenderung menjadi pekerja bawahan dan memang mereka masuk ke Perancis adalah sebagai pekerja yang di impor dari negara jajahan Perancis. Hanya sedikit saja penduduk Muslim Perancis yang menjadi tenaga profesional, terutama di daerah Paris.

Diskriminasi-diskriminasi

Muslim di Perancis (Minoritas) - Pada prinsipnya dan penampilannya penduduk Muslim Perancis hak-haknya di hormati oleh hukum Perancis, akan tetapi bentuk diskriminasi datang dari sikap anti-Islam yang nyatanya juga berkembang di perancis. 

Sampai 1968, Muslim tidak memiliki organisasi keagamaan, dan orang-orang Muslim melaksanakan agamanya secara pribadi.
Muslim di Perancis mengalami diskriminasi seperti yang telah disebutkan di atas memangkarena adanya gerakan-gerakan radikalisme yang mengatasnamakan Islam sehingga ada rasa kekhawatiran terhadap penduduk mayoritas terhadap penduduk minoritas.
Selain itu diskriminasi juga didapatkan oleh penduduk Perancis dalam hal pekerjaan, meskipun tidak ada aturan dan memang tidak diizinkan sebuah perusahaan menolak dan memilih karyawan berdasarkan ras atau agama, akan tetapi hal ini masih saja terjadi, karena mereka penduduk Perancis beragama Islam, maka sulit sekali bagi mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan, contohnya di Marseille terdapat seorang Muslim yang pernah ditolak bekerja hanya karena agamanya, dan banyak dari para anak-anak yang putus sekolah dan memilih untuk bekerja.


REFERENSI


Esposito, John L. 1996. Ancaman Islam Mitos atau Realita?. Bandung: Mizan.
Kettani, Ali, 2005. Minoritas Muslim di Dunia Dewasa Ini. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Labels: SEJARAH ISLAM

Thanks for reading Sejarah Muslim Minoritas di Perancis. Please share...!

0 Komentar untuk "Sejarah Muslim Minoritas di Perancis"

Tulis komentarmu di sini

Back To Top