-->

Review Film BILAL a New Breed of Hero: Tontonan Kekinian Berbau Pesan Agama dan Kemanusiaan


Review kali ini saya buat setelah saya menonton film berjudul BILAL tersebut. 

Film ini disutradarai dan diproduseri oleh Aiman Jamal. Rilis pada tahun 2018.

Saya menilai bahwa film bilal memang bukanlah film yang menceritakan tentang adegan sejarah yang terjadi pada masa lalu.

Film ini lebih fokus ingin menyampaikan pesan-pesan kemanusiaan yang dibawakan oleh agama Islam.

Islam yang datang sebagai agama yang terakhir di bumi ini juga memiliki misi kemanusiaan yang juga sangat besar.


Dalam uraian sejarahnya, Bilal adalah seorang budak hitam yang dimiliki oleh Umayyah bin Khalaf, seorang pedagang kaya di Arab.

Bilal, adalah seorang teman dari budak yang sangat kuat yaitu Washi (yang membunuh Hamzah bin Abdul Mutholib dengan tombaknya).

Akan tetapi dalam film tersebut tidak ditampakkan sama sekali tentang peran seorang Washi yang kuat dan sering memenangkan kontes pertarungan dan dibanggakan oleh tuannya.

Bilal masuk Islam, dan mendapatkan pencerahan oleh Islam.

Ia dengan keislamannya tersebut kemudian disiksa oleh majikannya dan ditimpali dengan batu besar.


Akhirnya ia ditebus oleh Abu Bakr dengan harga yang sangat mahal.

Bilal kemudian dimerdekakan oleh Abu Bakr.

Ia menjadi sahabat setia Rasulullah SAW, dan mendapatkan kedudukan yang sama dengan muslimin lainnya.

Bilal sering memberikan pemahaman kepada Washi dalam mengikuti jejaknya untuk beriman kepada Allah, akan tetapi Washi menolaknya dan berakhir pada peristiwa Fathul Makkah, Washi pun masuk Islam.

Dalam film tersebut, bilal menjadi sangat heroik, meskipun pada kenyataannya kehebatan dan kekuatan Bilal sangat jauh dengan kekuatan Washi.

Baca Juga : Kondisi Arab Pra Islam

Adegan-adegan yang disajikan juga banyak yang tidak sesuai dengan realita,

Misalnya orang Arab yang tidak memakai Sorban di kepala, dan penggambaran seorang Umayya yang terkesan sangat jahat (meskipun pada kenyataanya tidak semacam itu), seorang Hamzah bin Abdul Mutholib yang bersama Bilal hendak menyelamatkan Ghufaira kembali ke Makkah, perang Uhud yang tidak ditampilkan, dan kematian Hamzah, dan tentunya masih banyak lagi adegan yang tidak sesuai dengan realita.

Namun terlepas dari hal itu, kita mengacu pada kalimat diatas , saya menilai bahwa film ini bukanlah film sejarah.

Film ini mengajarkan bagaimana seharusnya pesan-pesan perdamaian itu harus benar-benar ditegakkan.

Dalam konteks ini adalah Islam sebagai agama penyebar misi kemanusiaan, dan kesetaraan.

Adegan-adegan didalamnya saya rasa menggambarkan keadaan sosial yang memang terjadi pasa Arab Jahiliyah.

Umayyah bin Khalaf bukanlah orang yang sekejam dan seseram itu, akan tetapi karakter yang dibawakan oleh Umayyah adalah cerminan dari ia sebagai seorang yang menentang kesetaraan yang mencederai misi kemanusiaan.

Kecaman dan ketakutan yang dirasakan oleh Bilal tercermin juga dalam suasana yang gelap ketika ia disiksa dan ke”ngerian” wajah yang ditempilkan oleh Umayya sebagai majikannya.

Abu Bakr dengan lemah lembutnya ia digambarkan sebagai orang yag memberikan misi perdamaian dan menjadi pahlawan bagi Bilal.

Adegan film tersebut kurang menunjukkan tentang keadaan sosial dan keyakinan masyarakat Arab Jahiliyah pada saat itu.

Akan tetapi keadaan sosial dan agama yang dianggap sebagai musuh pada fil ini digambarkan dalam bentuk seorang tokoh dan keadaan yang mencekam.

Film ini sangat direkomendasikan untuk ditonton sebagai bahan refleksi dan motivasi diri tentang ajaran Islam dalam rangka perbaikan masalah sosial dan kemanusiaan.

Anda bisa menontonnya dengan mempertimbangkan dan mencari tahu mana yang merupakan realita sejarah dan mana yang merupakan cerminan dari sebuah kondisi pada masa lalu, yang digambarkan melalui seorang tokoh atau sebuah suasana.

Terlepas dari berbagai kontroversi dan pro kontra akan hadirnya film ini. saya menilai secara keseluruhan film ini sangat bagus dan layak untuk ditonton.

Tonton trailer nya di bawah ini :

Labels: OPINI

Thanks for reading Review Film BILAL a New Breed of Hero: Tontonan Kekinian Berbau Pesan Agama dan Kemanusiaan. Please share...!

0 Komentar untuk "Review Film BILAL a New Breed of Hero: Tontonan Kekinian Berbau Pesan Agama dan Kemanusiaan"

Tulis komentarmu di sini

Back To Top